WAR ON DRUGS, LAPAS SAMARINDA GELAR LAPAS BERSINAR BERSAMA BNN RI DENGAN TEMA “MENGGALI POTENSI DIRI DIBALIK JERUJI”

Samarinda- Hari ini, Senin, 20 Februari 2023, Lapas Kelas IIA Samarinda kedatangan Kasubdit Pengawasan Tahanan Direktorat Wastahti Deputi Pemberantasan BNN, Dik Dik Kusnadi, Bc.IP., S.Sos., MM. Kedatangannya ke Lapas yang bermarkas di Jl. Jenderal Sudirman itu dalam rangka memberikan penguatan kepada Petugas Lapas, khususnya Kepada Warga Binaan tentang bagaimana menggali potensi dibalik jeruji besi.

Dik Dik Kusnadi tiba di Lapas Kelas IIA Samarinda sekira pukul 09.30 wita dan disambut oleh Kalapas beserta jajaran.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula serbaguna lantai II Lapas itu diawali dengan penyampaian sambutan oleh Hudi Ismono selaku Kalapas Kelas IIA Samarinda.
Dalam sambutannya Kalapas menyampaikan bahwa kehadiran Kasubdit Pengawasan Tahanan, Bapak Dik Dik Kusnadi merupakan suatu kehormatan bagi Lapas Kelas IIA Samarinda, pasalnya ditengah kesibukan yang padat Alumni AKIP angkatan 21 itu masih meluangkan waktunya.

“Bapak Kasubdit Pengawasan Tahanan Direktorat Wastahti Deputi Pemberantasan BNN merupakan kehormatan bagi kami di Lapas Kelas IIA Samarinda, dan kita berharap bisa mendapatkan pencerahan dari beliau. Apalagi beliau juga adalah senior saya di Aakademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) dimana saya adalah Alumni angkatan 35 dan beliau angkatan 21.” Ungkap Kalapas.

Hudi (sapaan akrab) juga menyampaikan kondisi umum Lapas Kelas IIA Samarinda kepada seniornya tersebut.

“Mohon ijin kami sampaikan kepada Bapak Dik Dik Kusnadi, bahwa Lapas Kelas IIA Samarinda ini memiliki daya tampung 217 orang, dan saat ini jumlah WBP sudah over kapasitas dengan jumlah 690 orang lebih per hari ini.” Terang Kalapas.

Usai penyampaian sambutan dari Kalapas acara dilanjutkan dengan penyampaian pengarahan dan penguatan dari Kasubdit Pengawasan Tahanan Direktorat Wastahti Deputi Pemberantasan BNN, Dik Dik Kusnadi, Bc.IP., S.Sos., MM. Terkait dengan bahaya penyalahgunaan narkoba dan cara mengantisipasinya.

Menariknya, disela-sela penyampaian materi, Dik Dik Sunardi memutarkan video dokumenter tentang bagaimana berbahayanya narkoba bagi generasi muda khususnya, dan bagi bangsa dan negara.

“Saya sampaikan kepada saudara-saudara sekalian bahwa narkoba tidak akan pernah mendatangkan kebahagiaan, sebaliknya, narkoba hanya mendatangkan kesengsaraan semata. Dan siapapun yang terjerat narkoba hanya akan mendapatkan tiga hal yang mengerikan, yaitu, dirawat dirumah sakit jiwa, penjara dan kuburan.” Jelasnya kepada para petugas Lapas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Bapak Dik Dik Kusnadi pun kemudian menyampaikan, bahwa untuk memberantas narkoba diperlukan kerjasama dari semua pihak terutama aparat penegak hukum dan masyarakat.

“Kita tidak bisa memberantas narkoba jika kita tidak memiliki kepedulian, artinya harus ada kerjasama dari aparat penegak hukum dan masyarakat, jika masyarakat mengetahui disuatu daerah ada peredaran narkoba, sampaikan kepada aparat kepolisian dan BNN, agar segera ditindak, jangan diam, karena narkoba adalah musuh kita semua.” Ungkapnya.

Alumni AKIP angkatan 35 itu juga berpesan kepada para petugas dan WBP agar bersinergi untuk menjadikan Lapas Kelas IIA Samarinda sebagai Lapas bersih dari narkoba (BERSINAR).

“Saya kira mlalui bapak Kalapas kita akan programkan agar Lapas Kelas IIA Samarinda menjadi BERSINAR, dan agar semua jajaran Lapas mendukung program teresebut.” Tandasnya.

Diakhir acara, Kasubdit Pengawasan Tahanan Direktorat Wastahti Deputi Pemberantasan BNN, Dik Dik Kusnadi, Bc.IP., S.Sos., MM. Menghibur seluruh hadirin dengan menyumbangkan sebuah lagu berjudul “Hati yang tertinggal” kemudian berturut-turut, Kalapas Kelas IIA Samarinda, Hudi Ismono juga menyumbang sebuah lagu, disusul Ashraf anggota regu pengamanan dan Ocha selaku mitra BNN sekaligus MC yang memandu jalannya kegiatan juga ikut menghibur dengan memmbawakan sebuah lagu berjudul “Tua-Tua Keladi.”.

Acara kemudian diakhiri dengan perenungan yang dipandu oleh Ocha dan setelah itu dilakukan sesi foto bersama.(Charles)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *