Hari Peduli Sampah Nasional: DLH Indramayu Kelola 900 Ton Sampah Per Hari

Indramayu – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat sebanyak 900 ton sampah dalam satu hari yang dikumpulkan dari tempat sampah atau bank sampah yang disediakan untuk dikelola.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Suherman, sesuai dengan indeks United Nation Development Program (UNDP) dalam 1 hari setidaknya dapat dipastikan terkumpul 900 ton sampah hasil dari pengambilan yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Indramayu.

“Untuk Indramayu sendiri baru bisa mengelola 60 persen atau 540 ton yang dikelola dari 900 ton sampah,” kata Suherman di kantornya, Selasa (21/2/2023).

Ia menambahkan, meskipun belum mendekati angka yang sempurna bebas dari sampah namun pihak dinas tetap berupaya untuk meminimalisir sampah yang menumpuk di tempat pembuangan sampah.

Sebab, dari 60 persen yang berhasil dikelola itu hanya tersisa 40 persen yang belum bisa dikumpulkan karena beberapa faktor. Misalnya, jika masyarakat sedikit sadar, maka sampah berupa plastik akan langsung dibakar.

Akan tetapi, jika kesadaran masyarakat berkurang akan dampak sampah saat ini, maka yang sering dilakukan adalah menimbun sampah di dalam tanah atau yang kerapkali dilakukan adalah berujung dibuang ke sungai atau kali.

“Di tempat pemrosesan akhir untuk Pecuk sebanyak 300-350 ton sehari. Sedangkan TPA Kertawinangun 100-150 ton sampah yang masuk dalam sehari,” tambahnya.

Sebanyak 56 armada pengangkut sampah jenis dump truk dan arm roll disediakan untuk mengangkut sampah dari 6 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).

UPTD Indramayu sebanyak 18 armada, UPTD Karangampel 7 armada, UPTD Jatibarang 9 armada, UPTD Losarang 6 armada, UPTD Kandanghaur 7 armada dan UPTD Haurgeulis 9 armada.

Pada tahun lalu, DLH menyediakan armada baru sebanyak 12 unit arm roll dan 1 dump truk yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 untuk mencukupi kebutuhan dinas dalam pengelolaan sampah.

Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) mengingatkan semua pihak, bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian utama.

Upaya penanganan dan pengelolaan sampah harus melibatkan seluruh komponen masyarakat yang meliputi pemerintah baik pusat dan daerah, akademisi, aktivis, komunitas, dunia usaha, asosiasi profesional dan bahkan individual.

Tema Peringatan HPSN Tahun 2023 ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dengan Nomor SE.1/ MENLHK/PSLB3/ PLB.0/ 1/ 2023 tentang Hari Peduli Sampah Nasional 2023, yaitu “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”. (Simon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *