Rangkaian HBP Ke-59, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Gelar Razia Gabungan bersama TNI-Polri

Kab. Bandung, – Dalam rangkaian kegiatan HBP (Hari Bhakti Pemasyarakatan) yang ke 59 Petugas gabungan yang terdiri dari petugas sipir dan TNI-Polri menggelar razia di kamar para tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandung, pada hari Jumat (18/03/2023).

Dalam kegiatan tersebut hadir secara langsung Kabid. Pembinaan Bimbingan dan TI Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Gunawan Sutrisnadi beserta jajaran di damping Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gumilar Budirahayu beserta pejabat struktural lainnya, dalam sambutannya pak Gunawan berpesan “Perlu kami ingatkan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar giat penggugur kewajiban, tetapi harus serius, harus bersih dari barang-barang terlarang,dalam pelaksanaannya tetap lakukan dengan santun jangan sampai warga binaan tersinggung saat kita melakukan penggeledahan, jangan kita mengacuhkan hal-hal yang bersifat ramah tamah, Selain itu, giat ini juga bentuk sinergi dengan stakeholder terkait. Kita ingin membuktikan bahwa lapas memang kita bersama, bukan hanya milik Kementerian dan HAM“ , dalam kegiatan ini hadir pula secara langsung Danramil 2408/Ciparay Baleendah, Kapten Inf. Aang Purtoni beserta jajaran, Kapolsek Baleendah, Kompol Tedi Rusman, S.E beserta jajaran serta Perwakilan personil dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat melalui Badan Narkotika Nasional Kota Cimahi.

Dari gelaran razia tersebut, aparat pun menemukan berbagai barang terlarang yang seharusnya tidak berada di dalam lapas. Terdapat beberapa barang yang dilarang seperti benda-benda berbahan dasar seperti logam, kemudian kaca lalu alat yang digunakan untuk memasak. Benda atau barang terlarang tersebut di antaranya adalah kabel-kabel, sendok, korek api, gunting hingga sebuah cutter, barang-barang yang berhasil ditemukan tersebut nantinya akan disita dan akan ditelusuri dari mana asalnya hingga bisa masuk ke kamar hunian.

setelah selesai razia ini, pihak Lapas akan terus telusuri apa kegunaan temuan tersebut. Jelas bahwa barang-barang terlarang ini bisa dipakai untuk berkelahi ungkap dia. Hensah mengungkapkan bahwa razia tersebut dilakukan secara rutin guna memastikan keamanan daripada warga binaan. Setiap kali razia, pihak lapas juga melakukan pengecakan sebanyak enam belas kamar hunian secara acak. Hal ini bertujuan agar tidak ada para warga binaan yang mencoba untuk mengelabui petugas.

dalam penutup kegiatan secara langsung Kabid. Pembinaan Bimbingan dan TI Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Gunawan Sutrisnadi menyatakan dengan tegas bahwa bersih-bersih dari barang terlarang ini jangan hanya dilakukan untuk saat ini saja namun menjadi kegiatan rutin guna meminimalisir ganguan keamanan dan ketertiban, tidak lupa beliau juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada stakeholder yang ikut terlibat dalam rangakain kegiatan HBP (Hari Bhakti Pemasyarakatan) ini. Humas LPN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *