Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia, Lapas Cipinang Bersama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Akhiri Penularan TBC di Dalam Lapas

Jakarta- Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis sedunia, Tim Klinik Pratama Lembaga Pemasyakatan (Lapas) Kelas I Cipinang bersama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) DKI Jakarta menggelar kegiatan penyuluhan Tuberkulosis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (24/3) yang dilaksanakan di Gazebo Lapas I Cipinang.

Selama kegiatan berlangsung tercatat 150 WBP hadir dalam penyuluhan Tuberkulosis. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari TBC Sedunia yang jatuh pada tanggal 24 Maret setiap tahunnya, dengan tema global yang diangkat “Yes! We can End TB”. Sedangkan, tema yang dipilih oleh Indonesia adalah tema yang berkaitan dengan kerja sama multipihak untuk mencegah dan mencapai eliminasi TBC yaitu “Ayo Bersama Akhiri TBC, Indonesia Bisa!”.

Kegiatan penyuluhan disampaikan langsung oleh PDPI yang dihadiri oleh Dr. dr Rosamarlina SpP (K), dr Haruyuki Dewi Faisal SpP (K), dr Riyadi Sutarto SpP (K), dr Kasum Supriadi SpP, dan Dr. dr Anna Rozaliana SpP (K). Dalam sambutanya Dr. dr Anna Rozaliana menyampaikan akan pentingnya mengenal lebih dini apa itu TBC dan bagaimana pencegahan, pengendalian, dan pengobatannya. Sehingga bisa meminimalisir akan penyebaran bakteri Tuberkulosis di dalam Lapas.

“Kita harus mewaspadai akan resiko penyebaran Tuberkolusis di dalam Lapas, oleh karena itu mari bersama-sama tingkatkan kepedulian kita menjaga lingkungan tetap bersih agar terhindar dari bakteri Tuberkulosis,” ungkap Dr Anna.

Kalapas Kelas I Cipinang, Tonny Nainggolan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PDPI yang berkenan bekerja sama dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan Tuberkulosis kepada WBP, tentunya ini merupakan suatu upaya untuk mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Tuberkulosis yang ada di Lapas I Cipinang.

“Kita menyadari bahwa penyakit ini merupakan epidemi global, oleh karena itu kita harus sadar akan menjaga kebersihan dan hidup sehat agar terhindar dari berbagai macam penyakit terkhusus bakteri Tuberkolusis,” ungkap Kalapas I Cipinang.

“Mari bersama-sama kita tingkatkan kepedulian kita agar terhindar dari Tuberkulosis, semoga kita bisa mengakhiri TBC di dalam Lapas,” tutup Tonny.(Geluduk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *